Widget HTML Atas

100 soal ADMINISTRASI PAJAK KELAS XII terbaru tahun ini

1 Berikut ini termasuk dalam SPT Tahunan PPh, kecuali
A SPT Tahunan penghasilan neto tidak melebihi PTKP
B SPT Tahunan orang pribadi
C SPT Tahunan PPh badan
D SPT Tahunan PPh tahun wajib pajak pribadi yang tidak melakukan kegiatan usaha
E SPT Tahunan PPh tahun wajib pajak pribadi yang melakukan pekerjaan bebas

2 Surat pemberitahuan yang digunakan oleh wajib pajak untuk melaporkan penghitungan dan pembayaran pajak yangterutang dalam suatu tahun pajak adalah
A SPT Tahunan
B SPT per bulan
C SPT masa
D wajib pajak orang pribadi
E wajib pajak badan

3 Besarnya PTKP yang berlaku mulai tahun 2015 untuk wajib pajak orang pribadi adalah
A Rp 36.000.000
B Rp 30.000.000
C Rp 32.000.000
D Rp 34.000.000
E Rp 38.000.000

4 Menurut Pasal 17 ayat (1) Undang-undang No. 36 Tahun 2008, tariff pajak 15% dikenakan pada penghasilan neto kena pajak sebesar
A 50 juta sampai dengan 250 juta
B sampai dengan 50 juta
C 250 juta sampai dengan 500 juta
D 500 juta sampai dengan 750 juta
E lebih dari 750 juta

5 Formulir Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi ( Formulir 1770 dan lampiran-lampirannya ), diperuntukkan bagi Wajib Pajak yang mempunyai penghasilan
A dari usaha/pekerjaan bebas dan dari satu atau lebih pemberi kerja
B yang dikenakan pajak Penghasilan final dan/atau bersifat final
C dari dalam negeri
D dari satu pemberi kerja
E penghasilan selain usaha dengan jumlah penghasilan bruto Rp 60.000.000

6 Fungsi SPT Tahunan PPh wajib pajak orang pribadi adalah
A sarana untuk melaporkan dan mempertanggungjawaban perhitungan jumlah pajak yang sebenarnya terutang
B mengumpulkan bukti/dokumen lain yang diperlukan dalam penyusunan SPT Tahunan
C melaporkan penghitungan dan pembayaran pajak yang dibayar dalam suatu tahun pajak
D menghitung penghasilan neto kena pajak 250 juta sampai dengan 500 jutadikenakan tariff 25%
E mengumpulkan bukti pembayaran zakat atau sumbangan keagamaanyang akan diperhitungkan sebagai pengurang penghasilan buto

7 Setiap Wajib Pajak mengisi SPT dengan benar, lengkap, dan jelas. Maksud benar adalah
A benar dalam perhitungan, termasuk benar dalam penerapan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan, dalam penulisan dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya
B melaporkan asal usul atau sumber dari objek pajak dan unsur-unsur lain yang harus dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan
C memuat semua unsur-unsur yang berkaitan dengan objek pajak dan unsur-unsur lain yang harus dilaporkan dalam Surat Pemberitahuan
D dilengkapi lampiran khusus, keterangan dan/atau dokumen yang disyaratkan
E wajib pajak harus bisa memilih formulir SPT yang sesuai dengan kriterianya

8 SPT Tahunan yang semua elemen SPT Tahunan Induk dan lampirannya telah diisi dengan lengkap, dilengkapi lampiran khusus, keterangan dan/atau dokumen yang disyaratkan adalah
A SPT Tahunan lengkap
B surat pemberitahuan wajib pajak
C badan usaha tetap
D penghasilan tidak kena pajak
E SPT Tahunan masa

9 Berdasarkan lembar penelitian, petugas penerima SPT Tahunan menyatakan lengkap apabila
A ditandatangani oleh wajib pajak/kuasa wajib pajak dan petugas penerima memberikan bukti penerimaan SPT Tahunan
B ditandatangani oleh wajib pajak/kuasa wajib pajak dan petugas penerima mengembalikan SPT Tahunan beserta lembar penelitian SPT Tahunan
C wajib Pajak Orang Pribadi yang telah menikah dan mempunyai tanggungan 3 orang ( status K/3) akan dikecualikan dari kewajiban menyampaikan SPT Tahunan
D Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi Sangat Sederhana (Formulir 1770 SS )
E jika pelaporan SPT dilakukan secara langsung ke KPP tempat Wajib Pajak terdaftar, apabila Wajib Pajak mengisi formulir SPT yang tidak sesuai dengan kriterianya

10 Berikut ini kriteria SPT Tahunan dinyatakan tidak lengkap, kecuali
A menyusun rekapitulasi peredaran/penghasilan bruto tahun 2015 (bagi Wajip Pajak Orang Pribadi yang melakukan kegiatan usaha )
B terdapat elemen SPT Tahunan yang diisi tidak lengkap
C SPT Induk ditandatangani oleh kuasa Wajib Pajak tetapi tidak dilampiri dengan dengan Surat Kuasa Khusus
D SPT Tahunan tidak atau kurang disertai dengan lampiran pada formulir atau lampiran keterangan dan/atau dokumen yang disyaratkan
E SPT Induk hasil cetakan dari aplikasi e-SPT Tahunan yang disampaikan oleh Wajib Pajak tidak dilampiri dengan media penyimpanan elktronika

11 Bagi wajib pajak pribadi yang telah menikah dan mempunyai tanggungan 3 orang akan dikecualikan dari kewajiban menyampaikan SPT Tahunan apabila memperoleh penghasilan neto tidak lebih dari
A Rp 48.000.000
B Rp 50.000.000
C Rp 55.000.000
D Rp 60.000.000
E Rp 70.000.000

12 Jika kita memiliki kewajiban/utang, maka data yang kita sajikan antara lain
A nama kreditor, alamat, tahun pinjaman, dan jumlah
B nama kreditor, alamat, nama angsuran, dan jumlah
C nama kreditor, besar bunga, tahun pinjaman, dan jumlah
D nama debitur, alamat, tahun pinjaman, dan jumlah
E nama kreditur, lama anggaran, jumlah, dan besar bunga

13 Jika pada tahun berjalan, kita telah dipungut pajak oleh pihak lain, maka sebaiknya dilaporkan dalam
A 1770-II
B 1770
C 1770-I
D 1770-III
E 1770-IV

14 Formulir 1770 merupakan
A rekap data pada lampiran SPT
B formulir identitas wajib pajak
C daftar pemotong pajak oleh pihak lain
D penghasilan yang dikenakan pajak
E penghasilan yang tidak dikenakan pajak

15 Klaim asuransi kesehatan dilaporkan sebagai penghasilan
A tidak termasuk pajak
B kena pajak
C dalam negeri atas pekerjaan bebas
D dalam negeri yang tidak berhubungan dengan pekerjaan
E yang dikenakan pajak bersifat final

16 SPT via pos dikirim ke
A Dirjen Pajak
B Departemen Keuangan
C Sekretariat Negara
D Kementeriaan Keuangan
E Bank Indonesia

17 Identitas wajib pajak harus ditulis pada formulir
A semua formulir
B 1770
C 1770-I
D 1770-II
E 1770-III

18 Daftar penghasilan yang berasal dari berbagai sumber harus dicatat pada formulir
A 1770-III
B 1770-I
C 1770-II
D 1770
E 1770-IV

19 Daftar kekayaan akhir periode harus dicatat pada formulir
A 1770-IV
B 1770
C 1770-I
D 1770-II
E 1770-III

20 Alex mendapatkan beasiswa S2, maka hendaknya..
A tidak usah dilaporkan
B termasuk objek pajak
C penambah penghasilan bruto
D pengurangan penghasilan bruto
E bukan penghasilan objek pajak

21 Usaha mencocokkan perbedaan yang terdapat dalam laporan keuangan komersial ( yang disusun berdasarkan prinsip akuntansi ) dengan perbedaan yang terdapat dalam laporan keuangan fiskal adalah
A rekonsiliasi fiscal
B rekapitulasi pajak
C perpajakan
D prinsip akuntansi
E penghasilan kena pajak
22 Rekonsiliasi fiskal adalah penyesuain ketentuan menurut pembukaan secara komersial atau akuntansi yang harus disesuaikan menurut ketentuan pajak. Pendapat tersebut menurut
A Setiawan dan Musri
B Agoes dan Trisnawati
C Max Weber
D Koentjaraningrat
E Musri dan Trisnawati
23 Berikut penyebab perbedaan laporan keuangan komersial dan laporan keuangan fiscal, kecuali
A laporan keuangan disusun secara beriringan
B perbedaan prinsip akuntansi
C perlakuan penghasilan dan biaya
D pengakuan penghasilan dan biaya
E metode dan prosedur akuntansi
24 Laporan keuangan fiscal disusun secara beriringan dengan laporan
A keuangan komersial
B keuangan bisnis
C ketentuan pajak
D penyesuaian pajak
E usaha kena pajak
25 Berikut ini yang bukan merupakan langkah-langkah untuk melakukan rekonsiliasi fiscal adalah
A laporan keuangan fiscal disusun dengan menyisipkan ketentuan-ketentuan pajak dalam laporan keuangan bisnis
B melakukan penyesuaian fiscal dengan cara melakukan koreksi fiscal positif dan koreksi fiscal negative
C menyusun laporan keuangan fiscal sebagai lampiran SPT tahunan pajak penghasilan
D mengenali penyesuaian pajak yang diperlukan
E melakukan analisis terhadap elemen-elemen yang perlu disesuaikan untuk menentukan pengaruhnya terhadap laba usaha kena pajak
26 Perbedaan pengakuan pendapatan dan beban berdasarkan ketentuan perpajakan yang berlaku dengan Standar Akuntasni Keuangan yang bersifat permanen adalah
A beda tetap
B beda sementara/waktu
C rugi laba selisih kurs
D penilaian persediaan
E penyusutan/amortisasi
27 Beda tetap jika dilihat dari sisi peruhaan, semua pemasukan adalah
A pendapatan yang akan menambah laba kena pajak, dan semua pengeluaran adalah beban yang akan mengurangi laba kena pajak
B tidak semua pemasukan adalah factor penambah laba kena pajak, ada beberapa jenis pendapatan yang bukan merupakan factor penambah laba kena pajak
C melakukan analisis terhadap elemen-elemen yang perlu disesuaikan untuk menentukan pengaruhnya terhadap laba usaha kena pajak
D melakukan penyesuaian fiscal dengan cara melakukan koreksi fiscal positif dan koreksi fiscal negative
E menyusun laporan keuangan fiscal sebagai lampiran SPT tahunan pajak penghasilan
28 Penerimaan yang menurut SAK bukan merupakan penghasilan, tetapi menurut UU Pajak Penghasilan (PPH) merupakan pemghasilan adalah
A penerimaan hibah atau bantuan dari pihak-pihak yang ada hubungan istimewa
B biaya yang ada hubungan langsung untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan
C kerugian piutang usaha kecuali bank dan sewa guna usaha
D biaya promosi yang bisa dikurangkan dari perusahaan bruto
E biaya perjalanan yang bisa dikurangkan dari penghasilan bruto
29 Berikut ini hal-hal yang menyebabkan terjadinya beda waktu yang dikarenakan perbedaan yang dipakai antara pajak dengan akuntansi, kecuali
A harta berwujud dan tidak berwujud
B kompensasi kerugian fiscal
C penyusutan dan amortisasi
D akrual dan realisasi
E penilaian persediaan
30 Koreksi/penyesuaian yang akan mengakibatkan meningkatnya laba kena pajak, yang pada akhirnya akan membuat PPh badan terutangnya juga akan meningkat adalah
A koreksi fiscal positif
B koreksi fiscal negatif
C laporan rekonsiliasi fiscal
D beda sementara
E beda tetap
31 perlakuan terhadap beda tetap yang memenuhi ketentuan perpajakan yang benar adalah
A perbedaan yang timbul dalam pengakuan menurut fiscal akan menjadi hilang dan pengakuannya akan sama dengan pengakuan menurut prinsip akuntansi
B penghasilan atau biaya baru akan diakui berbeda sepanjang tidak memenuhi syarat-syarat pengakuannya dalam ketentuan perpajakan
C perbedaan akan diakui pada akhir tahun pajak
D penghasilan atau biaya hanya akan diakui dalam laporan komersial
E akan dikenakan sanksi administrsi
32 Perhatikan contoh berikut!
1) Rugi laba atas penyertaan saham
2) Biaya promosi yang didukung bukti pemuatan iklan
3) Biaya dibayar di muka jangka panjang
4) Biaya untuk mendapat, menagih dan memelihara penghasilan yang dikenakan PPh final
5) Biaya pendirian dan perluasan usaha

Contoh yang merupakan dari beda waktu adalah nomor
A 1, 3, dan 5
B 1, 2, dan 3
C 2, 3, dan 4
D 3, 4, dan 5
E 1, 4, dan 5
33 Berikut ini merupakan beda tetap biaya, kecuali
A pencadangan kewajiban bersyarat atau cadangan lain
B sanksi administrasi berupa bunga, denda, dan kenaikan serta sanksi pidana denda yang berkenaan dengan pelaksanaan perundang-undangan di bidang perpajakan
C biaya yang tidak ada hubungan langsung untuk mendapatkan, menagih dan memelihara penghasilan
D biaya untuk mendapat, menagih dan memelihara penghasilan yang dikenakan PPh final
E penggantian atau imbalan dalam bentuk natura atau kenikmatan berkenaan dengan pekerjaan atau jasa yang diterima atau diperoleh
34 Biaya penelitian dan pengembangan yang bisa dikurangkan dari penghasilan bruto adalah usaha yang dilakukan di Indonesia . Pernyataan tersebut merupakan contoh dari
A beda tetap yang disebabkan tidak dipenuhi syarat-syarat khusus
B beda waktu
C beda tetap yang disebabkan praktik akuntansi yang tidak sehat
D koreksi positif
E beda tetap penghasilan
35 Jika ketentuan perpajakan mengakui beban lebih lambat dari pengakuan beban menurut praktik akuntansi (misalnya penyisihan piutang atau persediaan) dan akuntansi mengakui penghasilan menurut ketentuan perpajakan (misalnya penghasilan kumulatif) beberapa tahun seperti tebusan pension, maka akan terjadi.
A perbedaan waktu negatif
B perbedaan waktu positif
C beda tetap
D beda tetap penghasilan
E koreksi positif
36 Penyesuaian yang akan mengakibatkan menurunnya laba kena pajak yang membuat PPh badan terutangnya juga akan menurun disebut
A koreksi negatif
B beda waktu
C beda tetap
D koreksi positif
E rekonsiliasi
37 Perhatikan pernyataan berikut!
1) Beban yang tidak diakui oleh pajak ( non-deductible expense )
2) Penyesuaian fiscal negatif
3) Penyusutan komersial lebih besar dari penyusutan fiscal
4) Penghasilan yang ditangguhkan pengakuannya

Dari pernyataan di atas, penyebab dilakukannya koreksi positif adalah nomor
A 1 dan 3
B 1 dan 2
C 2 dan 3
D 3 dan 4
E 1 dan 4
38 Perhatikan pernyataan berikut!
1) Penghasilan yang tidak termasuk objek pajak
2) Penghasilan yang dikenakan PPh final
3) Amortisasi komersial lebih besar dari amortisasi fiscal
4) Penyesuaian fiscal positif positif lainnya.

Dari pernyataan di atas penyebab dilakukannya koreksi negatif ditunjukkan oleh nomor
A 1 dan 2
B 1 dan 3
C 2 dan 3
D 2 dan 4
E 1 dan 4

39 Dalam perpajakan jika pendapatan menurut fiscal bertambah, maka akan terjadi
A koreksi positif
B beda tetap
C pengurangan biaya
D pengurangan pajak
E koreksi negatif

40 Untuk menyesuaiakan laba komersial ( yaitu laba yang dihitung menurut prinsip berlaku umum dengan ketentuan-ketentuan perpajakan, sehingga diperoleh laba fiscal adalah tujuan dari
A koreksi fiscal
B beda waktu
C laporan keuangan komersial
D peraturan perpajakan
E badan usaha

Post a Comment for "100 soal ADMINISTRASI PAJAK KELAS XII terbaru tahun ini"